Junk Food

Sunday, August 18th 2013. | Gaya Hidup Sehat

Makanan Sampah (Junk food)

Makanan cepat saji merupakan bentuk makanan yang popular bagi masyarakat kita. Karena selain praktis, mudah didapat, serta rasanya enak rasanya. Junk food seolah telah mejadi bagian dalam tiap denyut nadi kehidupan di masyarakat. Baik dari orang tua sampai anak – anak, pria maupun wanita. Apalagi kini telah beredar junk food dengan harga yang murah, sehingga praktis semua kalangan pun bisa menikmatinya.
junk food makanan sampah

Namun kok namanya junk food ya?

Ya karena secara kesehatan makanan tersebut merupakan makanan sampah yang hanya sedikit atau bahkan tidak mengandung nutrisi sama sekali. Junk food mengandung lebih banyak kandungan garam, gula, dan lemak yang diperlukan oleh tubuh. Teramat banyak malahan. Dan ya, terlalu banyaknya zat – zat tersebut tentu memiliki konsekuensinya tersendiri terhadap kesehatan. Kandungan gulanya misalkan, teramat sangat tinggi hingga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi serta menyebabkan kadar insulin dalam darah tidak stabil, yang di kemudian hari dapat menyebabkan diabetes. Terlebih lagi kadar gula yang berlebih dalam darah akan disimpan sebagai cadangan energy berupa lemak, yang tentu saja akan menyebabkan obesitas dan kegemukan.

Nutrisi/Gizi pada Junkfood

Pada dasarnya, makanan jenis junk food sama sekali tidak memberikan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk tetap bugar. Hingga akhirnya, kita hanya semakin merasa lemas setiap kali mengonsumsi junk food. Selain itu, karena nutrisi yang tidak bisa terpenuhi oleh junk food, kita semakin mudah merasa lapar, yang berujung pada pola makan yang tidak teratur yang mengancam kesehatan kita. Bahkan, junk food memiliki semacam zat adiktif serupa zat adiktif lainnya. Pada penelitian yang diujikan pada tikus percobaan, yang diberi makan junk food tiap harinya selama berminggu, menunjukkan keinginan untuk keinginan yang tinggi semacam gejala ketagihan untuk terus memakan junk food yang diberikan.

Junk food kebanyakan dapat kita temui jenisnya dalam berbagai bentuk makanan ringan, makanan instan, makanan cepat saji dan minuman – minuman bersoda. Meski demikian, segala resiko yang ditimbulkan oleh junk food baru muncul setelah waktu yang lama. Jika hanya sesekali memakannya pengaruh buruknya tidak akan langsung muncul. Apa lagi jika ditunjang dengan pola makan yang sehat.

Junk Food Menurut WHO

10 golongan makanan sampah (junk food) yang diumumkan WHO:

  1. Makanan gorengan
  2. Makanan kalengan
  3. Makanan asinan
  4. Makanan daging yang diproses (ham, sosis, dll)
  5. Makanan dari daging berlemak dan jerohan
  6. Olahan Keju
  7. Mie instant
  8. Makanan yang dipanggang/dibakar
  9. Sajian manis beku.
  10. Manisan kering
tags: ,